Penampakan Ular Raksasa di Sungai Kalimantan, Diduga Jenis Sanca Kembang

 Kalimantan, 4 Oktober 2025 —

Warga di bantaran sungai pedalaman Kalimantan dikejutkan oleh kemunculan seekor ular besar yang diduga jenis ular konda (anaconda) atau piton raksasa lokal. Penampakan ular tersebut sempat direkam warga dan viral di media sosial pada Sabtu (4/10) pagi.

Menurut keterangan warga Desa Sungai Batu, Kabupaten Kapuas, ular berukuran sekitar 7 meter itu muncul di permukaan air ketika sejumlah nelayan sedang menjaring ikan. Warga sempat panik dan menjauh dari lokasi karena khawatir ular tersebut menyerang.

“Awalnya kami kira batang kayu besar yang hanyut, tapi setelah bergerak melawan arus, kami sadar itu ular. Kepalanya besar, warnanya hijau gelap,” ujar Rahman (38), salah satu warga yang merekam kejadian tersebut.

Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah membenarkan adanya laporan warga terkait penampakan ular besar di sungai tersebut. Namun, mereka belum dapat memastikan spesiesnya secara pasti.

“Kemungkinan besar itu bukan anaconda, melainkan ular sanca kembang (Malayopython reticulatus) yang memang bisa tumbuh hingga lebih dari 8 meter. Kami masih menelusuri lokasi untuk memastikan keberadaannya,” ujar Irwan Prasetyo, petugas BKSDA.

Fenomena kemunculan ular berukuran besar di sungai Kalimantan bukan hal baru. Hutan dan rawa di wilayah ini memang menjadi habitat alami bagi berbagai jenis reptil besar. Namun, meningkatnya aktivitas manusia di daerah aliran sungai diduga membuat satwa liar tersebut keluar ke area permukiman.

BKSDA mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap atau membunuh satwa tersebut, melainkan segera melapor kepada pihak berwenang jika ditemukan kembali.

“Ular seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Kami minta masyarakat tetap waspada tapi tidak bertindak gegabah,” tambah Irwan.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan penyisiran di sekitar sungai untuk memastikan keberadaan ular tersebut.


Komentar

Postingan Populer