Akhirnya Terungkap Motif Awal Pelaku Habisi Sahroni Sekeluarga di Indramayu: Sempat Jual Emas Korban
Kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu menguak fakta baru yang mengejutkan.
Para pelaku dengan keji menghabisi nyawa Sahroni beserta keluarganya, bahkan seorang bayi berusia 8 bulan turut menjadi korban setelah ditenggelamkan hingga tewas.
Dalam pemeriksaan polisi, pelaku mengaku berusaha menutupi jejak kejahatannya usai melakukan pembantaian tersebut.
Untuk melancarkan aksinya, mereka sempat menjual emas milik korban dan menggunakan uang hasil penjualan itu untuk membeli barang-barang yang dianggap bisa membantu menutup tindak kriminalnya.
Dua pelaku kemudian berusaha melarikan diri, sebelum akhirnya jejak mereka terendus aparat kepolisian.
Barang tersebut dibeli dari hasil curian emas korban yang ia jual.
Berawal saat pelaku berinisial R mengunjungi rumah Sahroni untuk menemui Budi pada Jumat (29/8/2025) dini hari.
R berpura-pura mengajak Budi bekerja sama dalam bisnis minyak goreng.
Namun saat itu R malah menghantam kepala Budi menggunakan pipa besi hingga tersungkur.
R nekat melakukan hal itu karena merasa sakit hati kepada Budi lantaran masalah uang sewa mobil senilai Rp 750 ribu.
Berhasil membunuh Budi, R masuk ke kamar lain dan memukul Sahroni.
Tak hanya menghabisi Budi dan Sahroni, R juga menyerang istri Budi, Euis serta anaknya berinisial RA (7) yang masih tertidur.
Pelaku lain, berinisial P menenggelamkan B, bayi 8 bulan ke bak mandi sampai tewas.
Usai menghabisi Sahroni, kedua pelaku mengambil uang tunai Rp7 juta, emas, dan tiga ponsel.
Mereka kemudian kabur membawa mobil korban, sementara jasad masih ditinggal begitu saja di dalam rumah.



Komentar
Posting Komentar