Alasan Risman Lepas Celana Karyawati PNM Seusai Dibunuh, Ingin Permalukan Korban
Jambi – Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan seorang karyawati PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang menggemparkan masyarakat. Pelaku bernama Risman, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka, mengaku memiliki motif mengejutkan setelah menghabisi nyawa korban.
Dalam pemeriksaan polisi, Risman mengaku sengaja melepas celana korban seusai membunuh. Tindakan itu dilakukan bukan untuk motif pelecehan, melainkan bertujuan mempermalukan korban. “Pengakuan tersangka, ia ingin menimbulkan kesan buruk terhadap korban agar masyarakat berpikir negatif,” ungkap Kapolresta Jambi Kombes Pol. .
Peristiwa tragis itu terjadi pada [tanggal kejadian], ketika korban yang tengah bertugas mendatangi nasabah. Di tengah perjalanan, korban dicegat oleh pelaku yang sebelumnya telah merencanakan aksi kejahatan. Korban sempat melakukan perlawanan, namun pelaku menghabisinya dengan cara keji.
Polisi menegaskan bahwa tidak ada indikasi kekerasan seksual dalam kasus ini. Tindakan melepas celana korban murni dilakukan untuk merusak martabat korban setelah meninggal dunia. “Ini yang membuat kasus ini semakin tragis dan menunjukkan betapa kejamnya pelaku,” tambah pihak kepolisian.
Saat ini, Risman ditahan di Mapolresta Jambi dan dijerat pasal berlapis, mulai dari pembunuhan berencana hingga tindak pidana yang berhubungan dengan penghinaan terhadap korban. Ancaman hukumannya maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.
Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat Jambi. Banyak pihak mengecam keras tindakan pelaku yang tidak hanya merenggut nyawa korban, tetapi juga berusaha mencoreng kehormatan almarhumah.
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)



Komentar
Posting Komentar