Demo Hari ini: Update Kabar Terbaru
Tiga Aksi Demo 11 September 2025
Aksi unjuk rasa kembali digelar hari ini, Kamis (11/9/2025). Ada tiga titik aksi demo yang dilakukan di Jakarta.
Titik pertama, Aksi Unjuk Rasa dari Komite Independen Mahasiswa dan Beberapa Element Massa di Wilayah Gambir. Titik kedia, aksi unjuk rasa dari Aliansi Gerakan Reforma Agraria di gedung DPR/MPR RI. Titik ketiga, aksi unjuk rasa dari Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PMII) Jakarta Pusat di Kantor DPP PKB Jl. Raden Saleh Raya Jakpus.
Demo 9 September 2025
Ibu kota kembali menjadi pusat perhatian dengan digelarnya tiga aksi unjuk rasa serentak pada Selasa, 9 September 2025. Demonstrasi ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dan Universitas Indraprasta PGRI (Unindra), serta kelompok masyarakat lainnya. Aksi unjuk rasa ini dipusatkan di tiga titik strategis yaitu Gedung DPR/MPR RI, sekitar Pospol Merdeka Barat di Gambir, dan Kantor Hukum Elza Syarief di Menteng, Jakarta Pusat.
Gelombang protes ini merupakan kelanjutan dari aksi demo sebelumnya yang menunjukkan konsistensi dalam penyampaian aspirasi publik. Pihak kepolisian telah mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan jalannya demonstrasi dan memastikan ketertiban umum tetap terjaga.
Jalannya Demo 9 September 2025
Aksi unjuk rasa pada Selasa, 9 September 2025, dimulai dengan persiapan matang dari pihak keamanan. Pada pukul 09.00 WIB, Polres Metro Jakarta Pusat menggelar apel pasukan pengamanan di tiga lokasi aksi unjuk rasa. Apel ini bertujuan untuk memastikan jalannya kegiatan tetap tertib dan kondusif.
Kemudian, pada pukul 10.00 WIB, massa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mulai berkumpul di Lapangan FISIP UI, Depok, sebagai titik kumpul awal sebelum bergerak menuju Jakarta. Sekitar pukul 12.00 WIB, massa BEM UI mulai bergerak dari Depok menuju Gedung DPR/MPR RI di Senayan, Jakarta Pusat. Diperkirakan pada pukul 13.00 WIB, massa BEM UI tiba dan memulai aksi unjuk rasa di gerbang Gedung DPR/MPR RI, Senayan, dengan membawa seruan.
Sepanjang hari, aksi unjuk rasa juga berlangsung di titik lain seperti sekitar Pospol Merdeka Barat oleh BEM Unindra dan elemen masyarakat, serta di Kantor Hukum Elza Syarief oleh Gerakan Suara Keadilan Netizen.
Titik Demo 9 September 2025
Peristiwa unjuk rasa ini terpusat di tiga titik strategis di Jakarta Pusat. Lokasi pertama adalah Gedung DPR/MPR RI di Senayan, yang merupakan simbol legislatif negara dan sering menjadi sasaran utama demonstrasi nasional.
Titik kedua berada di sekitar Pospol Merdeka Barat, Gambir, sebuah area yang dekat dengan Istana Negara dan pusat pemerintahan, menjadikannya lokasi penting untuk menyuarakan aspirasi. Sementara itu, lokasi ketiga adalah Kantor Hukum Elza Syarief di Jalan Latuharhary Nomor 19, Menteng, Jakarta Pusat. Ketiga lokasi ini merupakan area padat aktivitas yang berpotensi mengalami peningkatan arus massa dan gangguan lalu lintas selama aksi berlangsung.
Peserta Demo 9 September 2025
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI): Sebagai penyelenggara utama aksi Rakyat Tagih Janji' di Gedung DPR/MPR RI.
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indraprasta PGRI (BEM Unindra): Turut serta dalam aksi di Gedung DPR/MPR RI dan juga menggelar demo di sekitar Pospol Merdeka Barat, Gambir.
Gerakan Suara Keadilan Netizen: Menggelar demo di Kantor Hukum Elza Syarief, Menteng.
Tuntutan Demo 9 September
Aksi unjuk rasa ini dipicu oleh akumulasi ketidakpuasan masyarakat terhadap berbagai kebijakan pemerintah dan tuntutan akuntabilitas dari para pemangku kepentingan. BEM UI secara spesifik membawa seruan Rakyat Tagih Janji' yang didasarkan pada kajian '17+8 Tuntutan Rakyat'.
Tuntutan ini mencakup isu-isu krusial seperti krisis ekonomi, kenaikan biaya hidup, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal, serta kebijakan pemerintah yang dianggap menekan rakyat. Selain itu, kekecewaan juga memuncak akibat dugaan kekerasan aparat terhadap demonstran, dengan tuntutan keadilan bagi korban seperti Affan Kurniawan, serta pembebasan demonstran yang ditahan. Isu pendidikan dan kebijakan publik juga menjadi fokus tuntutan dari BEM Unindra.
Pernyataan Resmi dari Pihak Berwenang
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan pengamanan sesuai prosedur.
“Ada tiga agenda unjuk rasa yang terpantau di Jakarta Pusat pada Senin, 9 September 2025. Kami sudah menyiapkan pengamanan sesuai prosedur,” ujarnya.
Ia juga mengimbau massa untuk tetap tertib dan tidak melakukan tindakan anarkis. “Silakan berorasi dengan tertib, jangan memprovokasi, jangan melawan petugas, dan mari kita hindari tindakan seperti membakar ban, menutup jalan, atau merusak fasilitas umum,” tegas Ruslan. Pihak kepolisian menegaskan akan mengedepankan pendekatan persuasif dan dialog, namun akan menindak tegas apabila ada peserta aksi yang melakukan tindakan melanggar hukum.







Komentar
Posting Komentar