Pria di Jambi Tewas dengan Mata Lebam, Keluarga Curiga Dibunuh tapi Polisi Bilang Kecelakaan
Jambi –
Misteri kematian seorang pria di Jambi menimbulkan tanda tanya besar. Korban berinisial S (37) ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mata lebam pada Minggu (14/9/2025). Keluarga meyakini ada kejanggalan dan menduga S menjadi korban pembunuhan. Namun, polisi menyebut kematian itu akibat kecelakaan tunggal.Kapolres , mengatakan hasil penyelidikan awal menunjukkan korban terjatuh dari sepeda motor saat melintas di jalan sepi . “Dari olah TKP dan keterangan saksi, korban diduga kecelakaan tunggal. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan lain selain luka benturan,” jelasnya.
Kecurigaan Keluarga
Meski demikian, pihak keluarga korban merasa janggal dengan pernyataan polisi. Mereka menilai lebam pada mata dan wajah korban tidak sesuai dengan kronologi kecelakaan tunggal. “Kalau jatuh motor biasanya lecet, bukan hanya lebam di mata. Kami curiga ada yang tidak beres,” ujar H, adik korban.
Kecurigaan semakin kuat setelah keluarga mengaku korban tidak memiliki riwayat mengemudi ugal-ugalan. Sebelum ditemukan meninggal, S diketahui masih sempat berkomunikasi dengan beberapa kerabat.
Suasana Rumah Duka
Suasana haru menyelimuti rumah duka . Ratusan warga berdatangan melayat. Tangisan pecah ketika jenazah korban dimandikan dan disalatkan.
“Dia orangnya baik, tidak pernah bermasalah sama orang. Kami berharap kepolisian benar-benar mengusut tuntas, jangan sampai ada yang ditutup-tutupi,” kata seorang tetangga korban.
Polisi Lanjutkan Penyidikan
Meski telah menyimpulkan sementara sebagai kecelakaan, polisi tetap melakukan pendalaman kasus. Jenazah korban sempat diautopsi di RS Bhayangkara Jambi untuk memastikan penyebab pasti kematian.
“Kami terbuka jika ada bukti baru. Penyidik akan menunggu hasil autopsi resmi. Jika ada indikasi pidana, tentu kasus ini akan diproses lebih lanjut,” ujar Kapolres.
Harapan Keluarga
Keluarga mendesak kepolisian tidak buru-buru menyimpulkan kasus ini sebagai kecelakaan. Mereka berharap transparansi hasil autopsi bisa menjawab kecurigaan. “Kami hanya ingin kebenaran. Kalau memang dibunuh, pelakunya harus ditangkap,” tegas H.
Kematian S kini masih menjadi teka-teki. Apakah benar murni kecelakaan tunggal atau ada unsur tindak pidana? Semua menunggu hasil penyelidikan mendalam kepolisian.
.jpg)


Komentar
Posting Komentar