Sambil Menangis, Seorang Perempuan Mengaku Diraba Pejabat Polisi Berpangkat Brigjen
Jakarta –
Suasana ruang persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta mendadak hening ketika seorang saksi korban, sebut saja Maya (37), menyampaikan kesaksiannya sambil menangis. Ia mengaku mengalami pelecehan seksual oleh seorang perwira polisi berpangkat brigadir jenderal.Dalam kesaksiannya, Maya mengatakan saat itu dirinya sedang berada di rumah dinas sang perwira. Ia mengenakan celana pendek karena merasa sedang berada di lingkungan yang dianggap aman. Namun, tanpa diduga, pejabat tersebut justru melakukan tindakan tidak pantas.
"Saya kaget, tiba-tiba tangan beliau meraba-raba tubuh saya. Saya tidak berdaya, hanya bisa menangis," tutur Maya terbata-bata di hadapan majelis hakim, Jumat (13/9/2025).
Kasus ini menimbulkan perhatian publik karena melibatkan pejabat tinggi di institusi kepolisian. Tim kuasa hukum korban mendesak agar aparat penegak hukum tidak tebang pilih dalam menangani perkara ini.
Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Institusi akan mendukung penuh pengungkapan kebenaran di pengadilan,” kata Kadiv Humas Polri.
Kasus ini menjadi sorotan tajam masyarakat, terutama di tengah maraknya desakan agar aparat tinggi negara memberikan teladan dalam melindungi perempuan dari pelecehan seksual.
.jpeg)
.jpeg)


Komentar
Posting Komentar