Tudingan Tak Berangkatkan 14 Jemaah Umrah Berakhir Damai, Al Shaf Tour Ajak Umat Bermuhasabah di Sumatra Utara
Medan –
Polemik dugaan 14 jemaah umrah yang disebut tidak diberangkatkan oleh biro perjalanan Al Shaf Tour akhirnya menemui titik damai. Perselisihan yang sempat menimbulkan keresahan di kalangan calon jemaah ini diselesaikan secara kekeluargaan dengan melibatkan tokoh masyarakat, pihak kepolisian, dan perwakilan keluarga jemaah.Direktur Al Shaf Tour, dalam keterangan resminya, menyampaikan permohonan maaf atas adanya miskomunikasi yang terjadi. Ia menegaskan, seluruh proses keberangkatan umrah tetap berjalan sesuai prosedur, meski sempat ada kendala teknis yang menyebabkan beberapa jemaah tertunda.
“Alhamdulillah semua pihak kini sudah saling memahami. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran agar lebih profesional ke depannya,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).
Pihak keluarga jemaah yang sempat melayangkan protes juga menyatakan legawa setelah dilakukan mediasi. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang lagi, mengingat ibadah umrah adalah perjalanan spiritual yang penuh harapan dan doa.
Sebagai penutup, Al Shaf Tour mengajak umat Islam di Sumatra Utara untuk menjadikan persoalan ini sebagai bahan muhasabah bersama. “Daripada saling menyalahkan, lebih baik kita mengambil hikmah. Mari perbanyak doa, perkuat ukhuwah, dan menjadikan keberangkatan umrah maupun haji sebagai momentum ibadah yang penuh keberkahan,” tambah pihak manajemen.
Dengan tercapainya kesepakatan damai ini, situasi kembali kondusif. Para calon jemaah yang tertunda dijadwalkan akan diberangkatkan pada kloter berikutnya, sementara pihak biro perjalanan berkomitmen untuk lebih transparan dan terbuka dalam setiap pelayanan.



Komentar
Posting Komentar