Viral Polisi Minta Warga Lepaskan Maling Motor, Kapolres Bekasi: Saya Mohon Maaf!
Bekasi –
Sebuah video yang memperlihatkan oknum polisi meminta warga melepaskan seorang terduga maling motor di Bekasi mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, sejumlah warga yang berhasil menangkap pelaku curanmor terlihat kesal lantaran aparat justru meminta mereka tidak main hakim sendiri dan diminta segera menyerahkan pelaku ke pihak kepolisian. Namun, kalimat aparat yang diduga menyuruh warga “lepaskan saja” membuat suasana semakin ricuh.Video tersebut langsung menuai berbagai komentar pedas dari warganet. Banyak yang menilai aparat tidak berpihak kepada masyarakat yang geram terhadap maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Bekasi. “Maling motor makin merajalela, warga capek, eh malah disuruh lepasin,” tulis salah satu komentar netizen.
Menanggapi viralnya peristiwa itu, Kapolres Metro Bekasi. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bekasi atas kegaduhan yang ditimbulkan. Menurutnya, ucapan anggotanya tersebut tidak dimaksudkan untuk membiarkan maling bebas berkeliaran, melainkan upaya untuk menenangkan situasi agar tidak terjadi aksi main hakim sendiri yang bisa berakibat fatal.
“Saya secara pribadi dan institusi meminta maaf atas kegaduhan yang timbul. Kami tegaskan, Polres Metro Bekasi tidak akan pernah melindungi pelaku kejahatan. Anggota di lapangan bermaksud mencegah tindakan kekerasan yang bisa membahayakan baik bagi pelaku maupun masyarakat,” ujar Kapolres dalam keterangan resmi, Sabtu (13/9/2025).
Kapolres menjelaskan, pelaku curanmor tersebut tetap diproses hukum sesuai aturan yang berlaku. Ia juga menekankan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan pelaku dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Proses hukum berjalan. Kami tidak akan kompromi dengan pelaku kriminalitas, terutama curanmor yang meresahkan warga,” tambahnya.
Kasus ini semakin menyita perhatian publik lantaran angka pencurian kendaraan bermotor di wilayah Jabodetabek, termasuk Bekasi, dilaporkan mengalami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir. Warga kerap kali melakukan penggerebekan sendiri terhadap pelaku karena merasa jengkel dengan maraknya kasus tersebut.
Kapolres pun mengimbau masyarakat agar tetap menahan diri dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian. “Kami mengerti rasa marah warga, tetapi jangan sampai melakukan tindakan main hakim sendiri. Serahkan pelaku kepada kami, dan biarkan hukum yang berbicara,” pungkasnya.
Sementara itu, warganet terus ramai membicarakan kasus ini di berbagai platform media sosial. Ada yang memahami maksud aparat, namun tak sedikit pula yang masih merasa kecewa. Banyak dari mereka mendesak pihak kepolisian lebih serius memberantas komplotan curanmor yang dinilai merajalela di wilayah Bekasi.



Komentar
Posting Komentar