Viral Siswi SMA Dituding Pelakor Sampai Dianiaya Emak-emak, Polisi Turun Tangan Tayang: Minggu, 7 September 2025 22:57 WIB


 Foto ilustrasi, siswi SMA. Satu video viral di media sosial memperlihatkan seorang siswi SMA yang mendapat penganiayaan dari seorang emak-emak, lantaran dituding sebagai perebut laki orang alias pelakor. Peristiwa siswi SMA yang diduga pelakor diseret dan dianiaya ibu-ibu itu disebutkan terjadi di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Video detik-detik aksi ibu-ibu menyeret dan menganiaya siswi SMA itu beredar viral di media sosial sejak Jumat (5/9/2025). 

Karimun - Satu video viral di media sosial memperlihatkan seorang siswi SMA yang mendapat penganiayaan dari seorang emak-emak, lantaran dituding sebagai perebut laki orang alias pelakor.


Peristiwa siswi SMA yang diduga pelakor diseret dan dianiaya ibu-ibu itu disebutkan terjadi di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Video detik-detik aksi ibu-ibu menyeret dan menganiaya siswi SMA itu beredar viral di media sosial sejak Jumat (5/9/2025).

"Pelakor" adalah akronim atau singkatan gaul dari "perebut laki orang". Istilah ini merujuk pada seorang perempuan yang dianggap sebagai penyebab keretakan atau kehancuran rumah tangga orang lain, biasanya dengan menjalin hubungan gelap (perselingkuhan) dengan suami dari pasangan sah.


dalam narasi video yang beredar, disebutkan siswi SMA itu dilabrak dan dianiaya lantaran diduga menjadi pelakor.

Wanita yang menyeret siswi SMA itu berinisial RH (44). Dalam video berudurasi 4 menit, saat kejadian RH mengenakan baju berwarna kuning tampak menyeret seorang remaja perempuan.

RH menarik rambut remaja perempuan tersebut hingga sempat terjadi keributan.

Dalam keterangan video, menurut kronologi peristiwa tersebut terkait perselingkuhan antara menantu ibu tersebut dengan remaja perempuan yang belakangan diketahui merupakan siswi SMA di Kabupaten Karimun.

Video juga menyertakan keterangan bahwa dalam peristiwa ini, remaja putri tersebut dianiaya setelah didatangi oleh lima orang dewasa, yang diketahui merupakan keluarga pelaku.

"Minta tolong apa, dikau besayang-sayang dengan laki orang," ujar pelaku sambil menyeret korban dalam video tersebut.

Meski sudah meminta maaf, pelaku menyeret korban hingga ke arah pekarangan dan menjambak rambut korban. 

"Kau mau lapor polisi," ujar pelaku dalam rekaman video tersebut.

Terkait video viral penganiayaan siswi SMA tersebut, Kapolres Karimun, AKBP Robby Topan Manusiwa, membenarkan peristiwa tersebut.

Setelah kejadian, ibu-ibu berinisial RH yang menyeret dan menganiaya siswi SMA itu ditangkap polisi bersama SN (26).

"Sudah kami amankan, ada dua orang, yakni RH (44) dan SN (26). Sekarang sudah ditahan. Ini masuk dalam kasus pengeroyokan," jelasnya melalui sambungan telepon, Sabtu (6/9/2025) malam.

AKBP Robby menyebutkan penganiayaan itu terjadi pada Kamis sore lalu. 

Korban saat didatangi tengah berada seorang diri dan pelaku datang bersama kerabatnya yang telah dimintai keterangan. 

Seusai kejadian, keluarga korban yang mengetahui penganiayaan dan viralnya video tersebut, langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Moro.

Lebih lanjut, AKBP Robby dugaan motif penganiayaan terhadap siswi SMA tersebut.

Robby mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, pelaku RH dan SN mengaku kesal dengan korban. 

Korban diduga jadi pelakor atau berselingkuh dengan menantu mereka. 

Atas perbuatannya, kini nasib RH dan SN dijerat dengan pasal pengeroyokan juncto Pasal Perlindungan Anak.

Kedua pelaku juga diancam pidana maksimal 7 tahun penjara. 

Komentar

Postingan Populer