"Viral Surat Kontroversial MBG: Ortu Tak Akan Menuntut, BGN Tegaskan Tanggung Jawab"
Jakarta –
Surat pernyataan yang menghebohkan publik terkait MBG (Makan Bersama Gratis) akhirnya mendapat tanggapan resmi dari pihak BGN. Isi surat itu viral karena memuat kalimat yang dianggap janggal: orang tua peserta diminta tidak menuntut apabila anak mereka mengalami keracunan usai kegiatan.Dokumen tersebut sontak menuai gelombang kritik di media sosial. Banyak netizen menilai pihak penyelenggara seolah lepas tangan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Menanggapi hal ini, perwakilan BGN menegaskan bahwa surat itu bukan bentuk “cuci tangan”, melainkan langkah untuk mengedepankan transparansi.
> “Kami tidak pernah berniat menakut-nakuti atau melempar tanggung jawab. Justru kami ingin semua orang tua tahu kondisi di lapangan, termasuk risiko yang bisa saja terjadi. Prinsipnya BGN itu terbuka, kita transparan,” ujar Juru Bicara BGN saat konferensi pers, Senin (22/9/2025).
Pihaknya menambahkan, setiap kegiatan MBG selalu melalui tahap pengecekan, mulai dari kualitas bahan makanan, proses memasak, hingga distribusi.
Namun demikian, BGN mengaku tidak bisa menghindari adanya kekhawatiran publik setelah isi surat pernyataan tersebut tersebar luas.
“Kesannya memang kaku, kami akui. Tapi intinya bukan untuk melepas tanggung jawab. Kami tetap akan hadir dan bertanggung jawab penuh jika ada kendala di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, sejumlah orang tua peserta menilai wajar jika ada bentuk pernyataan tertulis, namun tetap berharap bahasa yang digunakan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Hingga kini, kegiatan MBG masih berjalan sesuai jadwal. Pihak BGN berjanji akan melakukan revisi pada dokumen agar lebih komunikatif dan tidak lagi memicu polemik.
.jpeg)



Komentar
Posting Komentar