Permintaan Maaf Yai Mim Terekam, Sahara Menohok: Kalau dari Hati, Jangan Direkam

 Malang, 6 Oktober 2025 —

Suasana kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendadak heboh setelah beredar video pertemuan antara tokoh agama Yai Mim dan mahasiswi aktifis kampus Sahara. Dalam video itu, Yai Mim tampak menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya di sebuah forum dakwah yang sempat menyinggung Sahara.

Namun, momen yang seharusnya penuh damai berubah menjadi perbincangan hangat ketika Sahara menegur rombongan Yai Mim yang merekam pertemuan tersebut.

 “Saya menghargai kedatangan beliau, tapi kalau dari hati, jangan direkam,” ujar Sahara dalam video yang kini viral.

Pernyataan itu langsung menuai beragam reaksi di kalangan mahasiswa. Sebagian mendukung Sahara karena menilai permintaan maaf sejati tak perlu ditunjukkan ke publik, sementara sebagian lain mengapresiasi langkah Yai Mim yang berani datang langsung.

Santri Yai Mim menjelaskan bahwa rekaman tersebut awalnya untuk dokumentasi pribadi, namun tanpa sengaja tersebar. Pihak kampus melalui Wakil Rektor III UIN Malang meminta mahasiswa tidak memperpanjang polemik dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran.

Malam harinya, Sahara menegaskan di akun media sosialnya bahwa ia sudah memaafkan.

 “Saya tidak menyimpan dendam. Hanya ingin kejujuran tanpa kamera,” tulisnya singkat.

Kasus ini menjadi refleksi bersama tentang pentingnya ketulusan di era digital. Karena seperti kata Sahara, “Kalau dari hati, jangan direkam.”

Komentar

Postingan Populer