Video Viral: Brimob Ajudan Bupati Purwakarta Digerbek Istri Sah Saat Bersama Janda anak 2
Purwakarta, Jawa Barat —
Media sosial dihebohkan oleh beredarnya video berdurasi sekitar dua menit yang memperlihatkan seorang wanita memergoki suaminya bersama perempuan lain di dalam rumah. Pria dalam video tersebut disebut-sebut sebagai anggota Brimob yang juga ajudan Bupati Purwakarta, sementara perempuan yang bersamanya diduga merupakan seorang janda berinisial Ike.
Video tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial, termasuk TikTok, X (Twitter), dan Facebook. Dalam rekaman yang viral itu, tampak seorang wanita—diduga istri sah dari ajudan tersebut—melabrak suaminya yang berada di rumah perempuan lain. Suasana tampak tegang, disertai adu mulut dan nada emosi yang tinggi.
Menurut keterangan sejumlah unggahan warganet, peristiwa itu terjadi di wilayah Kabupaten Purwakarta. Dalam video yang beredar, wanita berkerudung (diduga istri sah) tampak memergoki sang suami bersama seorang perempuan berambut panjang yang disebut-sebut sebagai janda anak dua bernama Ike.
Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Purwakarta maupun Kesatuan Brimob mengenai kebenaran hubungan antara keduanya. Pihak kepolisian juga belum mengonfirmasi waktu dan lokasi pasti kejadian.
Video tersebut menuai beragam reaksi dari masyarakat. Banyak netizen menyayangkan dugaan perselingkuhan yang melibatkan aparat penegak hukum, apalagi jika benar yang bersangkutan merupakan ajudan kepala daerah.
“Kalau benar itu ajudan pejabat, sangat disayangkan. Harusnya bisa menjaga nama baik institusi,” tulis salah satu komentar di media sosial.
Namun sebagian pengguna lainnya meminta publik agar tidak langsung menyimpulkan tanpa menunggu hasil pemeriksaan resmi dari kepolisian.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Jules Abraham Abast, saat dikonfirmasi sejumlah media mengatakan bahwa pihaknya sedang menelusuri kebenaran informasi tersebut.
“Video itu sedang kami pelajari. Kami akan pastikan apakah benar anggota Brimob dan akan kami tindak sesuai aturan internal jika terbukti,” ujarnya singkat.
Bupati Purwakarta Belum Memberikan Komentar
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bupati Purwakarta terkait dugaan bahwa pria dalam video viral tersebut merupakan ajudannya. Staf Humas Pemkab Purwakarta hanya menyebut bahwa pihaknya menunggu hasil klarifikasi dari kepolisian sebelum memberikan tanggapan lebih lanjut.
Kasus ini kembali memunculkan perdebatan tentang etika penyebaran video pribadi di media sosial. Pakar hukum pidana menegaskan, jika video tersebut direkam atau disebarluaskan tanpa izin, maka hal itu bisa masuk dalam kategori pelanggaran privasi dan UU ITE.
“Meski publik berhak tahu soal perilaku pejabat publik, kita tetap harus hati-hati. Jangan sampai penyebaran video justru mencederai hak privasi seseorang,” kata Dr. Arif Prakoso, dosen hukum komunikasi Universitas Padjadjaran.
Kasus dugaan perselingkuhan yang menyeret nama ajudan Bupati Purwakarta dan seorang janda berinisial Ike masih dalam proses penelusuran pihak kepolisian. Masyarakat diimbau untuk tidak ikut menyebarkan video atau foto yang belum terverifikasi, demi menghormati proses hukum dan menjaga privasi pihak-pihak terkait.
.jpeg)


Komentar
Posting Komentar